Lompat ke isi utama
Pekerjaan Ruas Tol Becakayu

MENINGKATNYA PROYEK JALAN TOL BERI BERKAH BAGI HAKAASTON

JAKARTA. Menghadapi tahun 2022, PT Hutama Karya Aspal Beton (Hakaaston) optimistis dapat mencatatkan pertumbuhan yang positif. Dengan adanya pertumbuhan penyediaan infrastruktur di seluruh Indonesia, hal tersebut meningkatkan pengerjaan pengadaan proyek jalan tol.

Direktur Produksi dan Pemasaran Hakaaston, Muhammad Alfin Zaini menjelasakan peningkatan tersebut juga didorong oleh perhatian pemerintah terhadap penggunaan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) pada pekerjaan infrastruktur.

“Penggunaan TKDN secara tidak langsung berdampak positif untuk PT Hakaaston dengan meningkatkan pendapatan bisnis dan serapan portofolio produk,” ucap Direktur Produksi dan Pemasaran Hakaaston, Muhammad Alfin Zaini kepada Kontan, Senin (17/1). Alfin menambahkan salah satu penggunaan TKDN adalah adanya support untuk proyek pekerjaan dengan sumber dana APBN-APBD serta berbagai ruas jalan tol dan proyek strategis nasional lainnya.

Pada tahun 2022, Hakaaston secara Konsolidasi merencanakan total pendapatan sebesar Rp 3,6 triliun dengan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp 4,4 triliun.
Fokus perusahaan di tahun ini adalah merencanakan penyelesaian atas kontrak lama dengan tetap fokus mendukung PT Hutama Karya (persero) dalam penyelesaian proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) antara lain pembangunan Ruas Indralaya - Prabumulih dan Ruas Tol Bengkulu - Taba Penanjung serta proyek eksternal yakni Tol Cisumdawu dan Jalan Lintas Timur Sumatera, ujar Alfin.

Adapun hingga akhir tahun 2021,  terdapat 5 proyek besar yang digarap oleh Hakaaston antara lain Tol Indralaya – Prabumulih, Tol Bengkulu - Taba Penanjung, Tol Cibitung – Cilincing, Tol Cisumdawu, dan Sumur Resapan DKI Jakarta.

Di samping itu, anak perusahaan PT Hutama Karya (persero) tersebut juga merencanakan untuk membidik kontrak pekerjaan pada proyek Dermaga Patimban, Fly Over Kopo, Tol Bogor-Serpong, Tol Sentul-Karawang, Dermaga Anggrek di Gorontalo dan dukungan pada proyek pembangunan JTTS.

Berdasarkan Laporan Keuangan inhouse PT Hakaaston, di sepanjang tahun 2021 Hakaaston merealisasikan pendapatan secara konsolidasi sebesar Rp 2,9 triliun. Pendapatan tersebut diprediksikan akan bertumbuh sebesar 24% pada tahun 2022, di mana target pendapatan yang dipatok Hakaaston adalah sebesar Rp 3,6 triliun. Sementara itu, capaian laba bersih di tahun 2021 Hakaaston mencapai sebesar Rp 2,52 miliar.

Terkait dana capex yang dikeluarkan Hakaaston di sepanjang tahun 2021, Alfin menjelaskan dana capex sudah terserap sebesar 100% yang digunakan untuk investasi peralatan guna meningkatkan utilitas alat. Di mana sebelumnya PT Hakaaston dan anak perusahaan merencanakan investasi sebesar Rp 10 miliar untuk pendanaan tahun 2021.

Sementara itu, pada tahun 2022 Hakaaston jauh lebih pede dengan merencanakan investasi sebesar Rp 54,8 miliar yang sebagian besar akan digunakan untuk investasi dan peremajaan peralatan.

Source : https://amp.kontan.co.id/news/meningkatnya-proyek-jalan-tol-beri-berkah-bagi-hakaaston